Polemik Mario Teguh Si Jalan Emas

Admin
Admin,
Selasa, 01/11/2016 19:30 WIB


Polemik Mario Teguh Si Jalan Emas
Om Kumis - Publik dikejutkan dengan pengakuan pria 30 tahun bernama Ario Kiswinar Teguh dalam acara bincang-bincang Hitam Putih di Trans7, Rabu, 7 September 2016. Dalam acara yang dipandu Deddy Corbuzier itu, Ario mengaku sebagai anak dari motivator Mario Teguh.
Bukan sekadar pengakuan sebagai anak yang menghebohkan, namun pengakuan dirinya tak dianggap anak oleh motovitor yang kerap mengisi acara di televise swasta ini.
Tak hanya bermodal ucapan belaka, Ario menunjukan bukti otentik berupa akte kelahiranya di mana di situ tercantum nama Sis Maryono Teguh (nama asli Mario) sebagai ayahnya. Ario juga membawa salinan buku nikah Mario dengan bukunya. Ia juga membawa foto dirinya saat masih kecil dan digendong Mario.

Kredit Foto : /Google


Selang dua hari, giliran Mario yang tampil di televisi. Mario nongol di Kompas TV untuk memberikan klarifikasi soal kabar dia tak mengurusi darah dagingnya sendiri.
Mario membenarkan bahwa Ario adalah anaknya, namun bukan anak kandung. Ia adalah anak dari istri pertamanya, Aryani Seonarto. Ario lahir saat ia masih berstatus menikah dengan Aryani.

Menurut Mario, saat menikah dengan Aryani, ia meragukan bahwa Ario adalah darag dagingnya. Hal ini yang menurutnya menjadi masalah dalam kehidupan rumah tangganya. Belakangan, kata Mario, Aryani sendiri yang mengakui bahwa Ario adalah anak dari pria lain.
Meski tahu Ario bukan anaknya, namun Mario mengaku masih menganggapnya sebagai anak sendiri. Biaya keperluan sehari-harinya dipenuhi Mario.

Mario mengaku tak tega memperlakukan Ario seperti orang lain. Sejak Ario bayi, Mario Teguh mengklaim memposisikan diri sebagai ayah kandung. "Saya tidak memiliki kemampuan untuk berlaku sekeji itu. Sejak bayi saya memandikan, menyuapinya," kata pemilik slogan Golde Way ini dalam sebuah acara yang disiarkan Kompas TV.

Soal akte kelahiran di mana nama Mario tercantum, Mario mengaku dulu sudah memperingatkan istri pertamanya agar membatalkan akte tersebut karena khawatir bakal bermasalah di kemudian hari. Pernikahan Mario dengan Aryani berakhir pada tahun 1993 lalu.



Mario mengaku masih terus membiayai Ario. Ia juga mengaku masih mengirim hadiah. Namun kiriman hadiahnya kerap ditolak bahkan dibuang oleh Ario.
“Saya kirim karena waktu saya datang ke rumahnya, hadiah itu dibuang. Mainan itu dibuang," kata Mario.

Ario mengaku dirinya terakhir bertemu Mario 13 tahun silam. Saat itu ia meminta uang untuk membayar biaya kuliah kepada Mario. Alih-alih diberi uang, selang beberapa hari kemudian, Mario malah meminta Ario agar tidak mencari dirinya lagi. Hal ini juga dibantah Mario yang mengaku masih terus mengirimi uang Ario.

Agar tak terus terjadi polemik berpekepanjangan, Mario menantang Ario untuk bisa melakukan tes DNA. Soal waktunya, Mario menyerahkan sepenuhnya pada Ario. "Harus (tes DNA), supaya selesai ini semua."

Soal tes DNA ini, Ario belum bisa menyanggupinya. Menurutnya, ia masih harus berembug dengan keluarga.