20 Juta Warga Belum Rekam Data e-KTP

Admin
Admin,
Rabu, 09/11/2016 10:58 WIB


20 Juta Warga Belum Rekam Data e-KTP
Om Kumis - Perekaman data untuk KTP elektronik tak juga selesai. Tenggat pun diberikan agar warga yang belum merekam datanya di e-KTP segera melakukannya.

Tanggal 30 September ditetapkan sebagai batas akhir untuk merekam data e-KTP jika tidak ingin mendapat sanksi administratif berupa penonaktifan KTP hingga tidak berlakunya nomor induk kepependukan, sehingga sulit untuk mengakses pelayanan publik.

Batas waktu sebenarnya telah diberikan sejak 2013 lalu yakni tanggal 31 Desember. Berlanjut akhir tahun berikutnya, 2014. Namun target tak juga tercapai. Karena itu tenggat di bulan September diberlakukan tahun ini.

Dalam catatan Kementerian Dalam Negeri ada 20 juta warga yang belum merekam datanya di e-KTP. Dari sekitar 182 juta warga yang wajib punya KTP, 162 juta di antaranya datanya sudah terekam di e-KTP. Sisanya yang 20 juta ini yang terus digenjot.

Dengan diberikan tenggat hingga akhir bulan ini, antusiasme warga merekam datanya diklaim meningkat hingga 7 kali lipat. Jika dulu setiap harinya ada 30 ribu orang yang merekam datanya, kini ada 200 ribu.

Ditargetkan data terekam semua pada pertengahan tahun depan. Dengan telah terekamnya semua data di e-KTP, maka masalah data kependudukan ganda bisa teratasi. Selain itu dengan data tunggal, system e voting pada Pemilu diharapkan bisa tercapai.