Istana Sebut Singapura Tak Halangi Program Pengampunan Pajak

Admin
Admin,
Selasa, 22/11/2016 22:29 WIB


Istana Sebut Singapura Tak Halangi Program Pengampunan Pajak
Om Kumis - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan Singapura tak akan mencampuri program pengampunan pajak Indonesia apalagi menghambatnya. Menurut Pram, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong telah menjelaskan langsung sikap pemerintahannya it.

Hal ini terkait dengan adanya kabar perbankan swasta Singapura yang mengacam mengkriminalkan warga negara Indonesia yang mengikuti program pengampunan pajak.

"Singapura tidak akan menghambat. Menteri Keuangan sudah berkoordinasi langsung dengan mereka. Di Laos, Perdana Menteri Singapura juga menyampaikan tidak mau menghambat ini," kata Pram.

Karena itu Pram meminta WNI di Singapura tak ragu mengikuti program
pengampunan pajak. Pasalnya, kata Pram, hukum yang berlaku atas kebijakan ekonomi itu adalah peraturan perundang-undangan Indonesia.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menyatakan, pengampunan pajak ini telah disosialisasikan kepada WNI di berbagai negara, termasuk Singapura.

"Tidak ada alasan takut karena ini bukan tindakan ilegal," ujarnya.


Sebelumnya, Reuters memberitakan, tiga sumber dari perbankan swasta Singapura mengungkapkan rencananya untuk memberikan data transaksi keuangan milik nasabah-nasabah Indonesia peserta amnesti pajak kepada kepolisian.

Sri mengatakan, justru jika WNI memiliki rekening di Singapura dan mau mengikuti pengampunan pajak, maka tidak termasuk dalam kategori transaksi yang dicurigai.

Sri mengakui Singapura adalah negara penyimpanan aset WNI terbesar di luar negeri. Bahkan, seluruh aset itu terpusat di empat bank yang bermarkas di Singapura.

Pemerintah Singpura menurutnya justru meminta empat bank tersebut untuk memfasilitasi WNI yang hendak mengikuti program amnesti pajak.

"Mereka meminta empat bank tempat high well-individual asal Indonesia menyimpan uang untuk memfasilitasi dan memberikan kemudahan repatriasi dan membayar uang tebusan."

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak per tanggal 15 September 2016, jumlah repatriasi aset program amnesti pajak dari Singapura mencapai Rp14,09 triliun atau 76,14 persen dari total repatriasi.

Adapun, harta bersih yang diungkap WNI yang tinggal di Singapura mencapai Rp103,16 triliun atau 74,51 persen dari total harta deklarasi luar negeri.

Lihat berita lainnya di sini.