REMAJA

Boleh Mengagumi Selebritas, Tapi Hati – Hati Terkena CWS!

Admin
Admin,
Sabtu, 20/05/2017 20:55 WIB


Boleh Mengagumi Selebritas, Tapi Hati – Hati Terkena CWS!
Om Kumis - Menyukai atau mengidolakan publik figur sebenarnya wajar-wajar saja, namun akan menjadi tidak wajar ketika Celebrity Worship Syndrome (CWS) sudah muncul. Apakah itu? Semisal begini, bisa kamu bayangkan ketika bangun tidur  kamu langsung memikirkan kira-kira Zayn Malik lagi ngapain,ya, atau bertanya-tanya apa yang Zayn lakukan pas dia udah beres makan, ya. Nah jangan-jangan kamu sudah terkena CWS.


Sebelumnya, dunia sempat dikejutkan ketika tiba-tiba John Lennon, iya, vokalis The Beatles yang tewas pada 8 Desember 1980 akibat tertembak di Manhattan, Amerika Serikat. Ia diketahui ternyata ditembak oleh penggemarnya sendiri, Mark David Chapman, yang kecewa karena komentar Lennon yang mengatakan bahwa The Beatles lebih populer daripada Yesus. Barangkali ini adalah kasus celebrity worship syndrome yang paling terkenal.

Jadi istilah Celebrity Worship Syndrome ini pertama kali muncul di dalam sebuah artikel yang ditulis oleh James Chapman berjudul ‘Do you worship the celebs? (apakah kamu memuja selebritis?)’ pada laman Daily Mail pada tahun 2003. Artikel tersebut ditulis oleh Chapman berdasarkan makalah yang ditulis oleh John Maltby, seorang psikolog dari Universitas Leicester.


Di dalam artikel tersebut dinyatakan bahwa satu dari tiga orang menderita obsesi berlebihan dengan seseorang yang terkenal. Sementara itu, satu dari empat orang sangat terpengaruh dengan idolanya sehingga obsesi tersebut mempengaruhi kehidupannya sehari-hari. Bahkan para psikolog dari Universitas Leicester yang menggunakan skala ‘pemujaan’ selebritas menemukan sekitar 36% dari sampel, menderita beberapa bentuk dari Celebrity Worship Syndrome (CWS) atau penyakit gila ikon, dan jumlah ini terus meningkat.



Skala ‘pemujaan’ selebritas tersebut diciptakan oleh para psikolog dari Amerika Serikat dan Britania Raya. Pada 2002; Lynn McCutcheon, Rense Lange, dan James Houran, para psikolog asal Amerika Serikat memperkenalkan Skala Perilaku Selebritas, sebuah skala berisi 34 item yang diberikan kepada 262 orang yang tinggal di tengah Florida.


McCutcheon dan kawan-kawannya menyebutkan bahwa pemujaan terhadap selebritas terdiri dari sebuah dimensi dimana skor lebih rendah pada skala melibatkan kebiasaan individual seperti menonton, mendengar, membaca, dan mempelajari tentang selebritas.


Sementara itu, tingkat yang lebih tinggi dari pemujaan ditandai dengan empati, pengenalan berlebihan, dan obsesi kepada sang selebritas.Orang-orang yang memiliki obsesi ini ternyata tidak hanya memuja aktor atau aktris terkenal saja seperti Tom Cruise atau Angelina Jolie, tapi juga bisa terhadap orang-orang terkenal yang muncul di tv seperti tokoh politik atau bahkan pembaca berita.


Menurut sebuah penelitian yang melibatkan 700 orang berusia 18-60 tahun yang dilakukan oleh John Maltby di Inggris, ditemukan ada tiga tipe CWS yaitu

Ringan
Yang terkena biasanya orang-orang ekstrovert dengan banyak teman. Mereka biasanya sangat terbuka menunjukan kesukaan mereka, sangat senang dan bersemangat ketika membicarakan selebritas yang mereka puja. Sebanyak 22% dari sampel memiliki CWS dengan tingkat rendah

Sedang
Kategori ini cirinya adalah memiliki hubungan pribadi yang intens dengan selebritas idolanya. Berdasarkan penelitian, ada sekitar 12% sampel yang menunjukan tanda-tanda ini

Berat
Biasanya orang-orang yang menderita kategori ini memiliki ciri soliter, impulsif, antisosial dan sering kali membuat repot. Secara tidak sadar mereka merasa memiliki ikatan khusus dengan selebritas idolanya dan percaya selebritas tersebut juga tahu tentang mereka. Ekstrimnya, mereka siap mati untuk membela sang selebritas pujaannya.


Untuk mengetahui apakah kita sudah terkena CWS atau belum, di bawah ini adalah gejala-gejala sesuai tingkatnya. Katakan “ya” untuk yang sesuai dan cocokan, lalu hitung lebih banyak di tingkat yang mana. Tingkat dengan kecocokan terbanyak, itulah tingkat CWS yang kita derita


Ringan
Teman-temanku dan saya senang membicarakan apa yang telah dilakukan oleh selebritas kesukaan kami, aku menikmati menonton selebritas kesukaanku. Mempelajari kisah kehidupan selebritas kesukaanku sangat menyenangkan

Sedang
Aku mempertimbangkan selebritas kesukaanku untuk menjadi jodohku. Aku memiliki ikatan yang khusus dengan selebritasku. Aku sering memikirkan selebritasku meskipun aku tak ingin

Berat
Jika seseorang memberikanku uang jutaan rupiah dan aku boleh membelanjakannya sesuka hati, aku akan menghabiskannya untuk barang-barang yang pernah dimiliki atau digunakan oleh selebritasku, seperti serbet atau piring kertas bekasnya. Jika aku sangat beruntung untuk bertemu selebritas kesukaanku, dan mereka memintaku untuk melakukan sesuatu melanggar hukum, aku sepertinya akan melakukannya. Aku akan sangat kecewa jika selebritas kesukaanku menikah.


Kasus tertembaknya John Lennon, merupakan contoh bahwa CWS dapat menjadi sangat menakutkan dan berbahaya. Bagi para orang tua, hal ini juga patut menjadi perhatian karena anak-anak remaja yang labil dan masih mencari jati diri akan mencari idola dari media seperti tv dan youtube. Waspadalah jika anak-anak sudah menunjukan gejala terobsesi dengan idolanya.


Jadi saran OmKumis agar tidak terjadi atau tidak terkena CWS, para orang tua dapat menyemangati atau mendorong anak-anak untuk lebih terlibat kegiatan-kegiatan di sekolah. Orang tua juga dapat menyibukan mereka dengan memberikan tanggung jawab yang lebih pada anak-anak saat beraktifitas di rumah.