Geliat Musik Cadas Lokal di Tahun 2016

Admin
Admin,
Kamis, 22/12/2016 13:12 WIB


Geliat Musik Cadas Lokal di Tahun 2016
Om Kumis - Tahun 2016 menjadi saksi semakin menggeliatnya musik cadas tanah air. Geliat itu ditandai dengan sejumlah band cadas lokal papan atas yang telah mengeluarkan album baru di tahun 2016 ini. Mulai dari band beraliran punk hingga death metal seakan berlomba untuk merilis album baru. Sepanjang tahun 2016 ini banyak band cadas yangresmi merilis single baru dan album baru.

Industri musik cadas di Indonesia memang semakin berkembang dari tahun ke tahun. Berbagai gelaran konser yang memanjakan metalhead semakin sering dihelat. Band baru pun semakin banyak bermunculan. Sementara band-band muka lama tak mau ketinggalan untuk tetap menunjukkan taringnya di blantika musik cadas tanah air.


Sebentar lagi tahun 2016 akan ditutup. Sebagai catatan akhir tahun, kali ini Omkumis akan merangkumkan beberapa band cadas lokal yang telah merilis album sepanjang 2016 ini. So, pantengin di bawah ini..


1 . Taring – “Orkestrasi Kontra Senyap”

Kredit Foto : bandunggudangmusikkeras.com

Salah satu unit hardcore paling gahar di Indonesia, Taring, resmi merilis album bertajuk “Orkestrasi Kontra Senyap” pada 21 Oktober 2016. Album ini dirilis oleh Grimloc Records. Album “Orkestrasi Kontra Senyap”semakin menancapkan taring band yang digawangi oleh Hardy Nyanknyank, Angga, dan Gebeg ini sebagai band hardcore paling berbahaya di tanah air, setelah sukses menghentak blantika musik cadas tanah air dengan album pertama mereka, “Nazar Palagan”


2. Rajasinga – “RAJASINGA: III”

Kredit Foto: Official Rajasinga

Rajasinga adalah unit grindcore paling berbahaya di tanah air. Band yang digawangi oleh Biman (gitar/vokal), Revan Bramadika (drum/vokal), dan Indra Morrg (bass/vokal) ini meluncurkan album ketiga mereka yang bertajuk “RAJASINGA: III” pada 31 Agustus 2016. Album ini berisikan 14 lagu dimana satu singlenya yang berjudul Masalah Kami Di Negri Ini telah dirilis tepat pada 17 Agustus 2016. Album ini menegaskan Rajasinga sebagai salah satu band grindcore papan atas Indonesia.


3. Jeruji - “Stay True”.

Kredit Foto: Official Rajasinga

Pada 28 Oktober 2016, kolektif hardcore punk legendaris asal Kota Kembang, Jeruji, resmi merilis album baru mereka yang bertajuk “Stay True”. Pergantian vokalis dari Aldonny ‘Themfuck’ yang digantikan oleh Ginan Koesmayadi tak meninggalkan karakter utama musik Jeruji. Saat ini Jeruji digawangi oleh Sani (drummer), Pengex (bassist), Andre Vinsens (gitaris), dan Ginan (vokalis).


4. Speedkill – “Buas”

Kredit Foto: Dok. Sofyan Refliyandi

Kolektif thrash metal asal Jakarta Speedkill, resmi merilis album baru mereka yang berjudul “Buas” pada tanggal 20 Oktober 2016 lalu. Album Buas merupakan album kedua Speedkill setelah debut album mereka Metallium A. D yang dirilis pada tahun 2007 silam. Speedkill yang kini digawangi oleh Danang “Unbound” Prihantoro (vokal), Muhammad Syafii (gitar), Patra Gumala (bas) dan Zaini Arasyid (drum) merilis tujuh lagu baru di album Buas. Yang menarik dan layak disimak adalah lagu “Dan Biarkan Menghitam” dimana Speedkill berkolaborasi dengan legenda hip hop Indonesia, yaitu Morgue Vanguard alias Ucok Homicide dan juga dengan Daniel Mardhany, vokalis Deadsquad.


5. Deadsquad - ‘Tyranation’

Kredit Foto : rollingstone.co.id

Inlah album yang paling ditunggu metalhead pada tahun ini. Grup technical death metal asal Jakarta, Deadsquad akhirnya resmi merilis album baru bertajuk Tyranation, pada tanggal 20 November 2016. Meskipun tlah ditinggal oleh salah satu pendirinya, Christopher "Coki" Bollemeyer, dan juga bassist Bonny Sidharta, kegaharan musik Deadsquad tetap tak berkurang. Saat ini Deadsquad digawangi oleh Daniel Mardhany (vokalis), Stevie Item (gitaris), Karisk, Andyan Gorust (drummer), dan Alan Musyfia (bassist). Album Tyranation ini merupakan album ketiga band technical death metal terbaik setanah air ini. Dalam album ini Deadsquad berkolaborasi dengan beberapa musikus terkenal seperti ujiwo Tejo, dan Dewa Budjana. Album Tyranation telah menegaskan kembali bahwa merekalah yang terbaik.

Selain 5 band diatas sebenarnya masih banyak band cadas yang lainnya yang telah merilis single atau album baru sepanjang tahun 2016. Misalnya saja kolektif thrash metal/hardcore asal Bandung, Godless Symptoms yang merilis single "'Shall Obey None'. Band death metal veteran asal Jakarta, Grausig, juga menelurkan album Di Belakang Garis Musuh pada 9 maret 2016 silam. Band Punk asal Jakarta, Blackteeth juga merilis album baru berjudul “Bleki” pada 10 November 2016 lalu. Unit metal, Nectura, juga merilis single baru pada Agustus silam. Yang tak kalah mengejutkan adalah kembalinya legenda deathmetal asal Bandung, Injected Sufferage, yang mengeluarkan album “Denial in the Grave Torment” pada 8 Agustus 2016.

Tahun 2016 memang menjadi salah satu tahun emas bagi perkembangan musik cadas Indonesia. Semoga musik cadas semakin menggelora di seantero tanah air dari tahun ke tahun.


Lihat juga info musik OmKumis lainnya di sini.