Modal Tiket Palsu, Pria Ini Numpang Hidup di Lounge Eksekutif Bandara Changi

Admin
Admin,
Minggu, 06/11/2016 09:59 WIB


Modal Tiket Palsu, Pria Ini Numpang Hidup di Lounge Eksekutif Bandara Changi
Om Kumis - Bermula dari ketinggalan pesawat, seorang pria Malaysia, Raejali Buntut akhirnya memilih tinggal di Executive Lounge Bandara Changi, Singapura. Selama tiga pekan Raejali menikmati fasilitas mewah lounge bandara terbaik di dunia itu.
Seperti diberitakan Straight Times, Raejali mulai hidup gratisan pada 21 Agustus lalu. Saat itu ia tertinggal penerbangan pesawat AirAsia yang akan membawanya pulang ke Kuala Lumpur. Tak bisa pulang, ia memilih menunggu di Bandara itu.

Ingin lebih nyaman, Rajaeli kemudian pindah ke lounge eksekutif. Untuk bisa masuk ke ruang tunggu mewah itu, Rajaeli mengakalinya dengan memalsukan boarding pass maskapai Chathay Pacific dan Singapore Airlines.
Ia memalsukan boarding pass menggunakan laptop yang dibawanya menggunakan perangkat lunak khusus. Boarding pass itu dibuatnya dengan tujuan, nomor penerbangan, tanggal, dan nomor kursi yang berbeda selama 3 pekan terakhir.


Tak hanya untuk menunggu di lounge eksekutif, boarding pass palsu itu bisa ia manfaatkan untuk menikmati hidangan yang disediakan di tempat khusus itu.
Rajaeli juga ikut menggunakan fasilitas kamar mandi nyaman. Sementara untuk tidur, ia memilih kursi di area ruang tunggu bandara. Total ada 31 boarding pass palsu yang dibuat Raejali.

Namun aksi nakalnya ini terendus petugas. Polisi kemudian menangkapnya. Ia tertangkap basah saat menggunakan boarding pass palsunya.


Ia dijatuhi hukuman selama 14 hari. Saat menjatuhkan vonis, pengadilan tak menjelaskan alasan Raejali memutuskan untuk tetap tinggal di dalam area bandara.
Setelah tiga pekan numpang hidup di Lounge Executive Bandara Changi, kini saatnya Rajaeli numpang hidup di jeruji besi.

Ia kemudian akan dideportasi kembali ke negaranya, Malaysia.