Jas Hujan Pun Perlu Penanganan Khusus Supaya Awet dan Tidak Bau Apek

Admin
Admin,
Kamis, 02/02/2017 18:44 WIB


Jas Hujan Pun Perlu Penanganan Khusus Supaya Awet dan Tidak Bau Apek
Om Kumis - Saat musim hujan seperti sekarang ini, perlengkapan apa yang wajib dibawa oleh para bikers alias pengendara motor? Pasti kamu menjawab jas hujan. Ya, tepat sekali, seratus untuk kamu. Selain memastikan kesehatan komponen motor seperti rem, lampu, busi, ban, dan lain sebagainya., kamu juga wajib memastikan bahwa jas hujan selalu ada di dalam bagasi motor atau di tas kamu saat musim hujan datang.

Sesuai namanya, jas hujan adalah pakaian yang didesain khusus untuk melindungi tubuh dari terpaan dan guyuran air hujan. Selain itu jas hujan juga berfungsi untuk melindungi pakaian kamu supaya tidak basah terkena guyuran air hujan.

Bisa dipastikan bahwa semua orang terutama pengendara motor tahu manfaat jas hujan, namun bisa dipastikan juga bahwa tak semua bikers bisa atau mau untuk merawat jas hujan. Mengingat betapa bermanfaatnya jas hujan tersebut, maka jas hujan pun perlu dirawat dengan baik dan benar supaya tetap bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama alias awet.

Kebanyakan bikers hanya menggantungnya atau bahkan langsung melipat jas hujan seusai menggunakannya. Hal tersebut bisa membuat jas hujan tidak awet. Namun tak usah khawatir karena Omkumis akan memberikan beberapa tips penting tentang bagaimana cara merawat jas hujan supaya tetap awet dan tidak menimbulkan bau yang apek.


1 . Jangan Langsung Dilipat

Setelah menggunakan jas hujan untuk melindungi badan dari guyuran hujan, sebaiknya kamu tidak langsung melipatnya. Jas hujan yang langsung dilipat dalam keadaan basah hanya akan menimbulkan bau apek karena lembab.


2. Gantung

Jika kamu tidak sempat untuk membersihkan dari kotoran dan bekas guyuran air hujan, gantunglah jas hujan dan angin-anginkan supaya bisa cepat kering dan lembab. Fungsi lain dari menggantungkan jas hujan adalah kamu bisa melihat bagian mana yang terkena kotoran saat kamu menerobos guyuran hujan sehingga kamu jadi tahu bagian mana yang harus dibersihkan.


3. Bersihkan / Cuci


Segera bersihkan jas hujan dengan memakai lap atau bisa juga dengan mencucinya. Untuk jas hujan dengan bahan karet, kamu cukup mengelap kotoran yang menepel di jas hujan dengan lap basah atau kanebo yang sudah dibasahi dengan air bersih. Jika kamu ingin mencucinya, maka usahakan untuk menggunakan deterjen cair atau dengan memakai sabun mandi dan sabun cuci piring. Perlu diingat, hindari penggunaan deterjen bubuk karena deterjen bubuk dapat membuat bahan jas hujan rapuh. Membersihkan jas hujan jangan dengan menyikatnya, melainkan cukup gosok atau usap kotoran dengan lap atau kanebo supaya bahannya tidak cepat rusak.


4. Jemur

Setelah membersihkan atau mencucinya, jemurlah hingga kering. Ingat jangan dijemur di bawah terpaan sinar matahari langsung karena bisa membuat jas hujan menjadi getas alias mudah sobek atau rapuh. Cukup angin-anginkan saja sampai kering.


5. Lipat


Setelah memastikan bahwa jas hujan kamu sudah kering, segera lipatlah dengan rapi. Yang harus diingat saat melipat adalah pastikan bahwa lipatannya tidak mengenai sambungan jas hujan tersebut supaya jas hujan tersebut tidak mudah rusak dan bisa tahan lebih lama.


Lihat juga info inspiratif OmKumis lainnya di sini.

Trending

  • {{ trend.numb }}