Memakai Celana Dalam Pun Ada Aturannya, Hindari Kesalahan Memakainya Demi Kesehatan

Admin
Admin,
Selasa, 07/02/2017 11:15 WIB


Memakai Celana Dalam Pun Ada Aturannya, Hindari Kesalahan Memakainya Demi Kesehatan
Om Kumis - Sesuai dengan namanya, celana dalam adalah celana yang dipakaidi dalam dan tak terlihat alias letaknya tersembunyi. Namun meskipun demikian, jangan pernah menyepelekan pentingnya pemakaian celana dalam. Seperti diketahui, fungsi utama celana dalam adalah untuk membungkus organ intim kamu supaya tetap aman dari berbagai macam gangguan yang membahayakan kesehatan kamu.

Memakai celana dalam pun tidak boleh sembarangan lho. Meskipun terletak di tempat yang tersembunyi namun factor kenyamanan harus diutamakan. Bahkan sebagian orang masih tidak menganggap penting atau mengabaikan urusan pemakaian celana dalam.

Banyak orang tidak sadar telah melakukan kesalahan yang bisa berakibat buruk bagi kesehatan akibat mengabaikan pemakaian celana dalam. Ada beberapa efek negatif dari pemakaian celana dalam yang salah sehingga mengakibatkan iritasi, timbulnya jamur, infeksi dan bahkan bisa menyebabkan menurunnya kualitas sperma bagi pria.

Lalu bagaimana harus menyikapi urusan celana yang berfungsi untuk melindungi organ intim ini? Tenang, Omkumis akan memberikan beberapa tips untuk menghindari kesalahan dalam memakai celana dalam demi kesehatan kamu. Yuk, langsung simak di bawah ini.


1 . Jangan Terlalu Ketat / Sempit


Hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat atau sempit. Ada sebagian perempuan yang memakai celana dalam ketat merasa lebih seksi. Namun memakai celana dalam yang ketat berisiko menimbulkan iritasi akibat gesekan yang ditimbulkannya. Sementara bagi pria memakai celana dalam yang terlalu ketat bisa menyebabkan turunnya kualitas sperma. Pilihlah ukuran yang pas dan nyaman, tidak terlalu sempit atau terlalu longgar.


2. Pemilihan Bahan

Pilihlah bahan kain yang nyaman, adem dan mudah menyerap keringat. Bahan yang panas akan membuat kulit lembab dan mudah timbul jamur. Pilihlah yang berbahan katun karena jenis kain ini terasa adem di kulit dan mudah menyerap keringat.


3. Jangan Malas Mengganti


Banyak oarng yang malas mengganti celana dalam karena merasa tidak kotor. Banyak yang tidak segera mengganti celana dalam walaupun area organ intim sudah dipenuhi keringat dan lembap. Hal ini bisa menyebabkan tumbuhnya jamur dan bakteri penyebab infeksi dengan subur. Gantilah celana dalam minimal dua kali sehari, atau tiga kali lebih baik.


4. Membuang Celana Dalam Usang


Biasakan untuk meremajakan alias membuang yang lama dan membeli celana dalam yang baru paling tidak 6 bulan sekali. Celana dalam yang sudah usang tentu akan terasa tidak nyaman saat dipakai. Ganti yang baru demi kenyamanan.


5. Jangan Dipakai Saat Tidur


Memakai celana dalam saat tidur adalah kebiasaan yang tidak baik. Biasakan untuk melepas celana dalam saat tidur. Hal ini bertujuan supaya peredaran darah di area kelamin lancer serta adanya pertukaran udara dan membuat kulit kelamin tidak lembab.


6. Pemakaian Sabun Cuci


Saat mencuci celana dalam, biasakan untuk menggunakan detergen yang bebas pewangi,. Zat pewangi pada deterjen yang tersisa menempel di celana dalam bisa mengakibatkan iritasi pada kulit di area kelamin.


Lihat juga info inspiratif lainnya di sini.

Trending

  • {{ trend.numb }}