Mengagumi Dahsyatnya ‘The Seven Giant Waves Wonder’ di Pantai Plengkung, Banyuwangi

Admin
Admin,
Rabu, 15/02/2017 19:19 WIB


Mengagumi Dahsyatnya ‘The Seven Giant Waves Wonder’ di Pantai Plengkung, Banyuwangi
Om Kumis - Banyuwangi adalah sebuah kabupaten yang terletak di ujung paling timur pulau Jawa. Kabupaten yang berjuluk “The Sunrise of Java” ini terkenal dengan keindahan alam serta kekayaan budayanya. Sejak 2012 di Banyuwangi digelar event tahunan bertajuk “Banyuwangi Festival” atau yang biasa disebut dengan B-Fest.

Banyak sekali destinasi pariwisata dengan beragam keunikannya yang wajib dikunjungi jika kamu datang ke Banyuwangi. Jika kamu suka ke pantai, jangan pernah lewatkan kesempatan untuk menjejakkan kaki di Pantai Plengkung. Rasanya belum sah jika kamu berkunjung ke Banyuwangi tapi belum menikmati keindahan pantai Plengkung yang popularitasnya sudah mendunia ini.

Bagi peselancar profesional, atau wisatawan yang hobi berselancar, pantai Plengkung adalah spot surfing yang wajib didatangi. Bahkan Pantai Plengkung bisa disebut sebagai surganya para peselancar. Pantai Plengkung atau yang juga disebut dengan G-Land ini sangat ideal untuk berselancar karena memang memiliki ombak yang tinggi, besar, dan memanjang, dan dikenal sebagai salah satu pantai dengan ombak terbesar di dunia.


Pantai Plengkung mendapat julukan ‘The Seven Giant Waves Wonder’ karena karakter ombaknya yang unik dan berbentuk tujuh gulungan besar dengan ketinggian mencapai 6-8 meter. Ombak sebesar ini hanya bisa ditemukan di Hawaii dan Afrika Selatan. Yang menarik adalah formasi tujuh gulungan gelombang bersusun.yang terdapat di G-Land ini dapat mencapai panjang sejauh 2 kilometer. Dengan keunikan formasi ombak seperti itu, siapa peselancar yang tak tertarik untuk menunggangi dan menaklukkan gulungan ombak Pantai Plengkung?


Dengan ombak yang besar ini, Pantai Plengkung sering menjadi tuan rumah kejuaraan selancar bertaraf internasional. Lokasi Pantai Plengkung ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Ombak di Pantai Plengkung terkenal bagus sepanjang tahun, tapi saat terbaik untuk berselancar di Pantai Plengkung adalah antara bulan Juli – September.

Meskipun berombak, para peselancar pemula yang ingin mencoba menunggangi ombak Pantai Plengkung tak usah khawatir. Ada tiga tingkatan ombak di Pantai Plengkung, yaitu ‘Many Track Waves’ dengan tinggi 3-4 meter, yang bisa digunakan oleh para pemula. Kemudian ada kategori ‘Speedis Waves’ yang memiliki tinggi 5-6 meter, dan yang tertinggi disebut ‘Kong Waves’ yang mencapai 6-8 meter.


Pantai indah ini berada dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Banyak sekali spot wisata yang terdapat di dalam Taman Nasional Alas Purwo ini. Sehingga kamu yang tidak suka berselancar dan hanya ingin menikmati suasana pantai, tak perlu khawatir. Hamparan pasir putih yang panjang membentang dengan panorama pantai yang menawan bakal memanjakan mata kamu. Kamu juga bisa snorkeling atau memancing di pantai ini.

Kamu juga bisa menjelajahi hutan tropis yang mengelilingi Pantai Plengkung dengan bersepeda atau trekking.


Selain itu ada menara di pinggir pantai dimana kamu bisa melihat keindahan panorama Pantai Plengkung dari ketinggian. Di pantai ini ada keistimewaan tersendiri dimana kamu bisa melihat matahari terbit pertama di Pulau Jawa. Itulah kenapa Banyuwangi dijuluki sebagai “The Sunrise of Java”


Lihat inspirasi untuk Kamu liburan lainnya di sini.

Trending

  • {{ trend.numb }}