Tipe Email yang Patut Dicurigai, Waspada!

Admin
Admin,
Rabu, 09/11/2016 12:33 WIB


Tipe Email yang Patut Dicurigai, Waspada!
Om Kumis - Selain lewat website porno atau website abal-abal, virus di komputer kerap mengintai lewat email. Email banyak dianggap sebagai sarana penyebar hoax dan virus yang paling ampuh, sebab banyak orang sering membuka email 'misterius' meski terlihat tidak penting sekalipun.

Nah, guna membuat netizen lebih awas terhadap email penipuan, hoax, hingga virus itu, lembaga keamanan siber SecurityMetrics membeberkan beberapa jenis email yang dikatakan berbahaya dan sebaiknya tidak usah dibuka.


1. Dikirim dari lembaga intelijen pemerintah

Apabila sebelumnya kamu tidak pernah berurusan dengan lembaga pemerintahan namun tiba-tiba mendapat email dari KPK, Polri, atau Kejaksaan, kemungkinan besar email-email tadi palsu. Banyak pula yang mendapat email ini dari FBI, CIA, dan lembaga intelijen lain.
Alasannya jelas, untuk lembaga tadi, email tentu bukan cara menghubungi orang yang pertama dipilih.

Kredit Foto: freeimages.com


2. Email teman lama
Banyak penipu atau hacker yang mengirimkan email berisi pesan yang seakan-akan mereka kenal baik dengan kamu. Padahal mereka hanya ingin mendapatkan uang dengan mengaku sebagai teman.


3. Email tagihan pembayaran
Email ini biasanya berupa tagihan untuk pembayaran barang atau layanan tertentu. Sebelum kamu membalas email itu, sebaiknya cari nomor telepon Call Center perusahaan itu dan tanya apakah kamu benar-benar mempunyai tagihan.


4. Email akun kadaluarsa
Jangan membalas atau mengklik tautan yang dikirimkan di email yang menyatakan bila akun kamu sudah kadaluarsa dan harus diperbarui. Email ini sering berisi virus yang dapat mencuri data penting kamu.

Kredit Foto: freeimages



5. Kabar terinfeksi virus
Pernah menerima email yang mengabarkan bila komputer atau smartphone kamu terkan virus? Bisa dipastikan bila email tadi abal-abal. Dari pada menggubris email tadi, lebih baik kamu menjalankan program antivirus untuk mengecek kondisi smartphone atau komputer kamu.


6. Email hadiah
Sering dapat email yang memberitahukan kamu menang kontes, sayembara, atau lomba yang kamu sendiri tidak pernah daftar? Jelas itu email penipuan.


7. Email pengumuman dari bank
Jika ada email dari bank yang menyatakan ada deposit baru dan meminta konfirmasi kamu, lebih baik kamu menghubungi call center bank tersebut. Sebab ada kemungkinan besar email itu adalah palsu dan berbahaya.


Kredit Foto: freeimages


8. Email penuduhan
Jangan keburu kaget dan khawatir bila ada email masuk yang mengklaim kamu telah melakukan tindakan ilegal atau mencelakai orang lain. Email seperti ini hanya ingin mencari keuntungan uang ganti rugi semata.


9. Email dari dinas pajak
Banyak email palsu yang menyamar sebagai email tunggakan pajak. Bila mendapat email seperti ini, cek lebih dulu alat pengirimnya dan menghubungi langsung dinas pajak terdekat untuk konfirmasi.


10. Email konfirmasi keamanan
Jenis email berbahaya terakhir berupa email dari perusahaan yang menginginkan kamu memasukkan data penting untuk tujuan verifikasi akun. Model email seperti ini bertujuan untuk mendapatkan informasi penting untuk proses peretasan atau penipuan selanjutnya.

Trending

  • {{ trend.numb }}